Adalah TGH Muhammad Zainul Majdi, Doktor lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo dengan martabat al-syaraf al-ula atau Summa Cumlaude yang kini memimpin Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Atas disertasinya setebal 1.000
halaman berjudul "Studi dan Analisis Terhadap Manuskrip Kitab
Tafsir Ibnu Kamal Basya Dari Awal Surat An-Nahl Sampai Akhir Surat Ash-Shaffat",
Guru Besar al-Azhar, Profesor Abdul Hayyi Husein al-Farmawi menyatakan salut.
Karena biasanya, disertasi doktoral hanya mengkaji satu surat saja, tapi Zainul
Majdi mengkaji hingga 11 surat dan sebenarnya dia berhak memperoleh 11 gelar
doktor.
Tuan Guru Bajang atau TGB,
demikian panggilannya sehari-hari, adalah cucu dari Al-Maghfurullah Maulana
Syeikh TGKH Zainuddin Abdul Majid atau yang dikenal sebagai Tuan Guru Pancor,
pendiri Nahdlatul Wathan, organisasi Islam terbesar di NTB dan kini tersebar di
seluruh Indonesia.
Pada tahun 2009, TGB M Zainul
Majdi dinobatkan sebagai Gubernur Termuda di seluruh Indonesia oleh Museum
Rekor Dunia Indonesia (MURI). Saat dilantik sebagai Gubernur NTB pada 17
September 2008, Majdi berusia 36 tahun tiga bulan 17 hari. Majdi mengalahkan
rekor sebelumnya, Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamuddin, berusia 36
tahun lima bulan saat dilantik pada Maret
2006.
Prestasi dalam pembangunan NTB,
hal yang sangat jelas terlihat mata adalah infrastruktur jalan yang mulus
bahkan hingga ke pelosok. Di periodenya yang kedua, Gubernur NTB ini memang
giat berbenah sarana dan prasarana untuk menunjang industri pariwisata dan
pertanian yang memiliki "multiplier
effect" yang luas terhadap perekonomian NTB.
Karena itu, banyak event nasional
hingga internasional digelar di NTB. Bahkan menurut informasi resminya, Grand Fondo New York sebagai event bersepeda
paling eksklusif di dunia bakal digelar di Pantai Senggigi Lombok, 2 Oktober
2016 mendatang.
Menikah dengan mantan jurnalis,
Erica Lucyfara Zainul Majdi, ketika ditanya rencanaya ke depan pasca
berakhirnya jabatan Gubernurnya, TGB menjawab singkat 'kembali ke kampus,
mengajar". Meskipun redaksi HPN mendapati fakta di lapangan masyarakat
masih ingin TGB terus memimpin. "Kalau Gubernur bisa dipilih lebih dri dua
kali, kami pasti akan pilih TGB lagi". (HPN).
PENGHARGAAN YANG PERNAH DITERIMA GUBERNUR NTB
Tahun 2009:
- Lencana Ksatria Bhakti Husada dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono
Tahun 2010
- The Best Province Tourism Depelovment (Propinsi Pengembang Pariwisata Terbaik Versi ITA) di Metro TV
- Penghargaan Bidang Pangan dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono karena meningkatkan produksi padi (P2BN) dibanding 5 tahun sebelumnya
Tahun 2011
- The Best Dedicated Governor in Developing of MICE Industry
- Manggala Karya Kencana
Tahun 2012
- Dinobatkan sebagai pembina PNPM-Mpd Terbaik
- Bintang Maha Putera Utama dari Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono
Tahun 2015
- Satya Wira Karya Kencana dari Presiden RI Joko Widodo
- World Halal Travel Award 2015 di Dubai, Uni Emirat Arab
- World Best Halal Honeymoon Destination

Klarifikasi sebagaimana diberitakan dan dimuat di Youtube itu bukan pada substansi yang sebenarnya, apalagi sudah ada framing “para Tuan Guru NU yang mendatangi”.
BalasHapusMerasa para kiai NU di NTB dimanfaatkan oleh media yang baru diregistrasikan di Jogjacamp pada 3 Mei 2017 itu, aktivis muda NU menyebutframing pemberitaan situs abal-abal sebagai suul adab.
“Astaghfirullah. Dalam keterangan gambar TGH Turmudzi sowan ke pendopo Gubernur. Siapa yang sangat suul adab menyetting ini. Presiden Jokowi saja sowan ke al-Mukarrom TGH Turmudzi,” ujar Ustadz T.R dalam sebuah diskusi terbatas, Ahad (08/04/2018).
“Masa kiai/ulama sepuh diberitakan seperti itu?” Ujar AM, yang menangapi respon T.R, tidak terima framing media belum genap berusia satu tahun itu.
Selengkapnya: TGB Zainul Majdi yang "Habisi" Orang-Orang NU, Bukan Cerita Baru di NTB